ROHIS 47 Futsal Cup dan Rapat KAPMI

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Dua hari yang lalu, 6 Desember 2008 merupakan hari yang (Alhamdulillah) menyenangkan bagi saya. Hari ini saya mendapat suatu pelajaran yang berharga dari adik-adik kelas saya yang notabene umurnya sama dengan saya.

Semua berawal dari pagi hari ini, saat saya pergi ke sekolah untuk melaksanakan Ulangan Fisika bab Usaha dan Daya. Tapi, sebelum ulangan itu saya dan teman-teman saya dari ROHIS SMA N 47 akan mengadakan Turnamen Futsal ROHIS 47 yang merupakan sebuah turnamen futsal internal.

Turnamen tersebut dimulai pada pukul 08.00 WIB. Ketika klub telah dibagi dan jadwal turnamen telah disusun, temanku yang ketua ROHIS nyeletuk, “Ah… Lawannya anak kelas satu ini. Pasti kelas dua-lah yang menang.”

Tapi semuanya berubah saat pertandingan. Tim kami kalah dengan skor 2-4 dari anak kelas satu. Berhubung sistemnya home-away, temanku masih ada yang belum menyerah dengan berkata “Sekarang kita kalah 2-4, sekarang baru waktunya sungguh-sungguh. Ayo, kita bantai anak kelas satu !!!” dengan semangat 45.

Tapi, kenyataan berkata lain. Kami kembali dipaksa menelan kekalahan di pertandingan kedua. 1-0 cukup untuk menutup jalan tim kami ke final. Agregat kami kalah 2-5. Di pertandingan yang lain, lagi-lagi kelas X berhasil mempermalukan kelas XI dengan skor telak, agregat 14-1.

Hari ini (Alhamdulillah) aku mendapat pelajaran berharga dari anak kelas satu, yaitu :
Don’t judge a book by its cover.
Atau lebih tepatnya :
Never Underestimate your Enemies…

Setelah mendapat pelajaran berharga, otakku dipaksa bekerja dalam ulangan Fisika. Tapi sekali lagi Alhamdulillah aku dapat melewati ujian tersebut dengan baik. Lalu, setelah Adzan Dzuhur dikumandangkan dan umat muslim mengerjakan ibadah Shalat, aku mengikuti rapat KAPMI.

KAPMI itu singkatan dari Kesatuan Aksi Pelajar Muslim Indonesia. Kebetulan, dulu aku pernah gabung di organisasi ini sebagai anggota departemen Danus (terus pindah ke Departemen Humas) di Komsat Kebayoran lama. Tapi, di beberapa bulan terakhir aku tidak terlalu aktif dalam organisasi ini. Akupun tidak tahu apakah aku masih termasuk anggota atau tidak.

Kemarin, satu-satunya individual yang paling aktif di KAPMI (sebetulnya dia aktif dimana saja. Seperti di KAPMI, majalah PROVOKE!, MPK SMAN 47 (ketuanya), ROHIS 47, dan masih banyak lagi kayaknya yang masih belum ketahuan…) yang harusnya mengikuti rapat KAPMI sedang mengambil gajinya sebagai repro majalah PROVOKE!, jadi dia mengutusku untuk mengikuti rapat tersebut.

Awalnya sih aku bingung. Yah, namanya juga udah sekitar satu semester aku tidak aktif dalam organisasi tersebut jadinya agak canggung. Tapi, setelah mengikuti rapat tersebut, Alhamdulillah hubunganku dengan anak-anak KAPMI (yang ikhwan (sebagai teman, bukan sebagai yang lain). Yang akhwat tidak ada yang kukenal) menjadi baik kembali. Waktu mulai rapat juga masih ada anak KAPMI yang ingat aku meskipun sudah lama tidak berjumpa.

Kalau rapatnya sendiri sih sama saja dengan rapat-rapat di OSIS, MPK atau rapat lainnya. Tapi hari ini aku senang karena tali silaturahim antara diriku dengan anak-anak KAPMI bisa terjalin kembali. Kata mereka, Komsat saat ini telah dibekukan Jadi, saat ini aku dan anggota-anggota KAPMI yang (ditelantarkan) lainnya sekarang terdaftar dalam korsek, singkatan dari koordinator sekolah.

Yah… Begitulah kisahku tentang kejadian pada 6 Desember 2008, dimana aku mendapat banyak hal yang menyenangkan. Semoga aku bisa berjumpa hari seperti itu lagi di hidupku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s