Mengab

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pagi ini, pada tanggal 31 Januari 2009, pukul 9 lewat 15 pagi, diadakan acara bernama mengab (Mentoring Gabungan) di Masjid Al-Ishlah SMAN 47 Jakarta. Peserta dari halaqqah ini adalah seluruh anggota ROHIS dan beberapa anggota IKARIS (Ikatan Alumni ROHIS) SMAN 47 Jakarta. Waktu itu, saya datang terlambat dan melewatkan acara pembukaan dan Tilawatil-Qur’an. Saya datang ketika kak Panji, mentor dari kelompok Achmad memulai kultumnya. Isi kultumnya adalah penjelasan mengenai Q.S. Ar-Ruum (30) : 1-10. Pokoknya, kalau tidak salah intinya begini.

Apa yang kita dapatkan adalah apa yang kita lakukan pada Allah swt dan keluarga kita. Jadi, kalau ingin dicintai orang lain, cintailah Allah swt dan keluarga kita. Jika kita ingin dihormati orang lain, hormatilah Allah swt dan orang tua kita.
Lalu, jika kita memiliki uang sebesar 5000 rupiah dan menyedekahkannya 1000 rupiah, maka uang yang kita miliki bukanlah 4000 rupiah, tetapi uang kita adalah 1000 rupiah yang kita sadaqahkan tersebut. Karena itulah, semakin banyak kita bersadaqah, semakin banyak pula harta yang kita miliki. Jadi, bersadaqah bukanlah membuat harta kita menjadi lebih sedikit, tetapi menjadi lebih banyak.

Lalu, acara dilanjutkan dengan materi dari IKARIS yang namanya (Kalau tidak salah) mang ucok. Dia menyampaikan beberapa materi secara spontan, yang berarti dia sudah cukup lama mengikuti program-program keagamaan Islam sehingga ilmu-ilmu tersebut menempel di otaknya dan bisa dikeluarkan kapan saja saat dibutuhkan. Beberapa materi yang dia sampaikan adalah :

1. Jangan mudah percaya terhadap suatu info tanpa mengetahui baik-buruknya dan benar-tidaknya (Dan saya yang saat itu masih belum tahu apa-apa menyebarkan pesan berantai beserta kutukannya…) Karena, siapa tahu orang yang mereka anggap pahlawan itu adalah musuh kita, musuh dari Islam.
Ingatlah, Sayyidina Ali ra pernah berkata, “Sesungguhnya sahabatmu itu ada tiga. Yaitu sahabatmu sendiri, Sahabat dari sahabatmu dan musuh dari musuhmu. Dan musuhmu juga ada tiga, yaitu musuhmu sendiri, musuh dari sahabatnu dan sahabat dari musuhmu”. Karena itu, muslim sangat tidak diizinkan untuk bermusuhan selama lebih dari tiga hari.

2. Usaha tanpa doa dan Doa tanpa usaha kurang berguna. Doa dan usaha yang seimbang adalah lebih baik. Dia bercerita, bahwa ada seseorang yang ketika itu akan melakukan SPMB. Tetapi, dia baru ingat akan hal itu seminggu sebelum SPMB. Dan dia belum belajar sama sekali pada saat itu. Lalu dia teringat, “Barangsiapa yang menolong jalan Allah swt maka Allah swt akan mempermudah urusan yang dia hadapi”. Karena itu, dia membagi waktu. Separuhnya dia gunakan untuk belajar, dan separuhnya lagi dia gunakan untuk menolong Agama Allah swt (Islam) melalui tiga cara, yaitu bersilaturahim, bershadaqah dan memperbanyak shalat tepat waktu (Di Masjid setelah Adzan berkumandang). Dan akhirnya, dia masuk ke UI.

3. Kita harus yakin bahwa Allah swt akan selalu menolong kita, hambanya yang beriman (Jangan bilang InsyaAllah yakin, tapi bilang Yakin 100% ya..)

Lalu, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipimpin oleh bang Jupriyadi. Di sesi ini, saya mendapat wawasan baru, yaitu mengenai bangsa saat ini.

Tahukah kalian bahwa
1. Sesungguhnya orang-orang pada zaman Jahiliyyah adalah orang-orang yang beriman pada Allah swt, hanya saja mereka tidak mau menjalankan hak-hak Allah swt, yaitu beribadah kepadanya. Jadi, bagaimana dengan kita pada saat ini? Bukankah ada banyak orang pada saat ini yang sudah menjadi agnostik, tidak percaya pada Allah swt, bahkan mereka lebih percaya terhadap dukun.
2. Sesungguhnya, awalnya patung dibuat sebagai tanda penghormatan bagi orang-orang yang berjasa di zaman dahulu. Namun, seiring waktu berjalan patung pun akhirnya disembah oleh orang-orang di zaman Jahiliyyah bahkan saat ini bukan hanya patung yang disembah, melainkan harta, dan segala benda lainnya ikut disambah oleh orang-orang zaman sekarang.

Bukankah ini berarti orang-orang pada zaman ini lebih buruk daripada orang-orang pada zaman Jahiliyyah?

Iklan

47 Expo

Hari ini, di SMAN 47 Jakarta ada sebuah acara yang dinamakan 47 Expo. Ini adalah acara dimana para pesertanya (Yang umumnya anak SDMAN 47 Jakarta, tetapi kalau ada anak SMA lain yang berminat juga boleh ikut kok) mencari informasi tentang ptn yang mereka inginkan, mulai dari a sampai z mengenai universitas yang hadir di acara ini InsyaAllah ada dan segala pertanyaan yang mereka ajukan InsyaAllah terjawab.

Acara ini dimulai dari kemarin, pukul satu siang. Pintu gerbang dikunci sampai jam 3 siang, padahal saya telah selesai mencari tahu universitas yang saya kehendaki, meskipun tidak semuanya dapat (Kalau yang ini gara-gara Brosur FMIPA dan FTeknik UI habis… Sial, terlambat datang…) tapi paling tidak data dari universitas lain telah mencukupi riset yang saya lakukan.

Padahal saat itu saya telah berencana untuk mengerjakan English Drama bersama teman-teman saya.

Tapi berhubung hari ini 47 expo ada lagi ya sudah. Saya akan mencari data lagi disana sekalian mengikuti Mentoring Gabungan ROHIS SMAN 47 Jakarta. Doakan saya agar mendapat info tentang PTN yang saya cari ya… (Meski teman saya bilang hari ini UI tidak datang tapi ya sudahlah…)

Pesan Berantai yang Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pagi ini, tepatnya pada pukul Setengah tujuh lewat sembilan menit Waktu Indonesia Barat, saya mendapat sebuah pesan berantai di facebook saya. Pesan berantai ini intinya menyuruh kita agar amar ma’ruf nahi munkar. Beginilah pesannya.

Temen2 Harap baca dengan seksama pesan ini
> > coba pahami dengan baik… ini penting disebarluaskan ke teman2 muslim
> yang lain bukan ancamannya tetapi kabarnya.. yang sangat penting
> > Wallahu’alam bishawab…
> >
> > ========KESAKSIAN AYI T.. NURHAYATI=== =====
> > Assalamu’alaikum wr. wb
> >
> > Ketiga kalinya sudah saya menerima Email Berita dari
> > Masjid Nabawi ini.
> > Pada saat menerima Email ‘Berita dari Masjid Nabawi’ yang
> > pertama
> > (kira-kira 2 tahun yll) saya tidak begitu merespon
> > Surattersebut, dan
> > memang tidak ada kejadian luar biasa terjadi. Hanya pernah
> > terjadi
> > sekeluarga mengalami
> > sakit yang sama silih berganti, dan itu terjadi hingga 2 –
> > 3 kali.
> >
> > (saya pikir ach sakit flue biasa……)
> >
> > Kemudian Berita dari Masjid Nabawi yang ke 2, saya terima
> > sekitar
> > Akhir tahun 2002 (tepatnya lupa) melalui sebuah milist dan
> > kembali
> > saya tidak merespon dengan baik email tersebut, bahkan
> > justru
> > mengkritisi Berita Dari Masjid Nabawi tersebut ; bahwa
> > percaya kepada
> > surat tersebut bisa menjadi syirik karena baik dan buruk
> > kejadian yang
> > kita alami ada ditangan Allah SWT.
> >
> > Kejadian aneh pertama terjadi : Adaorang yang mengumpat-
> > umpat membaca
> > coment saya tersebut…. . ……… Dalam hati timbul
> > tanda
> > tanya :
> > ‘Wah hebat juga tuh Surat , baru dikomentari gitu aja udah
> > diumpat dan
> > diomeli orang yang nggak dikenal….. …’ Dan beberapa
> > waktu kemudian
> > musibah finansial menimpa saya, saya kehilangan beberapa
> > pekerjaan…
> > … ..
> >
> > dalam hati saya ragu, apakah ini seperti yang disebutkan
> > dalam Berita dari
> > Masjid Nabawi tsb, yakni :
> >
> > ‘Sedangkan terhadap orang yang menyepelekannya dan
> > membuang suratini,
> > dia mendapat musibah yang besar yaitu kehilangan sesuatu
> > harta/benda
> > yang sangat dicintai dan disayanginya’
> >
> > Dan malam ini saya menerima kembali Berita dari Masjid
> > Nabawi yang ke 3.
> > Saya coba baca dengan seksama berita tsb. Bagus juga isi
> > beritanya,
> > mengajak kepada kebaikan dan menjauhi kemungkaran. .. Kenapa
> > tidak saya
> > coba untuk sampaikan kepada yang lain? Yang jelas
> > merupakan amal yang
> > baik telah m enyampaikan berita ajakan kepada kebaikan,
> > selebihnya
> > Wallahualam. ……..Allah- lah yang mengetahui segala
> > kejadian…. …
> > Semoga Berkah dan Rahmat Allah SWT senantiasa berlimpah
> > kepada kita
> > semua.
> >
> > BERITA DARI MASJID NABAWI…..BERITA PENTING….. . BERITA
> > UNTUK UMMAT
> > ISLAM DISELURUH DUNIA.
> >
> > SURAT INI DATANGNYA DARI SYECKH ACHMAD DI SAUDI ARABIA :
> >
> > ‘AKU BERSUMPAH DENGAN NAMA ALLAH SWT DAN NABI MUHAMMAD
> > SAW’ WASIAT
> > UNTUK SELURUH UMMAT ISLAM DARI SYECKH ACHMAD SEORANG
> > PENJAGA MAKAM
> > RASULULLAH DI MADINAH, YAITU DI MESJID NABAWI SAUDI
> > ARABIA .
> >
> > ‘Pada malam tatkala hamba membaca Al’Quran di makam
> > Rasulullah, dan Hamba
> > sampai tertidur, lalu hamba bermimpi. Didalam mimpi hamba
> > bertemu
> > dengan Rasulullah SAW, dan beliau berkata, ‘didalam 60.000
> > orang yang
> > meninggal dunia, diantara bilangan itu tidak ada
> > seorangpun yang mati
> > beriman, dikarenakan :
> >
> > 1. Seorang istri tidak lagi mendengar kata-kata suaminya
> >
> > 2. Orang yang kaya yang mampu, tidak lagi melambangkan
> > atau m
> > enimbangkan rasa belas kasih kepada orang-orang miskin.
> >
> > 3. Sudah banyak yang tidak berzakat, tidak berpuasa, tidak
> > sholat dan
> > tidak menunaikan ibadah haji, padahal mereka-mereka ini
> > mampu
> > melaksanakan.
> >
> > 4. Oleh sebab itu wahai Syechk Achmad engkau sabdakan
> > kepada semua
> > ummat manusia di dunia supaya berbuat kebajikan dan
> > menyembah kepada
> > Allah SWT.’
> >
> > Demikian pesan Rasulullah kepada hamba, Maka berdasarkan
> > pesan
> > Rasulullah tersebut dan oleh karenanya hamba berpesan
> > kepada segenap
> > Ummat Islam di dunia :
> >
> > – Bersalawatlah kepada Nabi Besar kita Muhammad SAW.
> > – Janganlah bermalas-malasan untuk mengerjakan sholat 5 (
> > lima )waktu.
> > – Bershadaqoh dan berzakatlah dengan segera, santuni anak-
> > anak yatim piatu.
> > – Berpuasalah di bulan ramadhan serta kalau mampu tunaikan
> > segera ibadah haji.
> >
> > PERHATIAN :
> >
> > Bagi siapa saja yang membaca suratini hendaklah
> > menyalin/mengcopyny a u
> > ntuk disampaikan orang-orang lain yang beriman kepada hari
> > penghabisan/ kiamat.
> > Hari kiamat akan segera tiba dan batu bintang akan terbit,
> > Al’Quran akan
> > hilang dan matahari akan dekat diatas kepala, saat itulah
> > manusia akan panik.
> > Itulah akibat dari kelakuan mereka yang selalu menuruti
> > hawa nafsu dalam jiwa.
> >
> > Dan Barang siapa yang menyebarkan suratini sebanyak 20
> > (dua puluh) lembar
> > dan disebarkan kepada teman-teman/ rekan-rekan anda atau
> > Masyarakat Islam
> > sekitarnya, maka percayalah anda akan memperoleh setelah
> > dua minggu
> > kemudian. Telah terbukti pada seorang pengusaha di
> > Bandung , setelah
> > membaca dan menyalinnya juga menyebarkan sebanyak 20 (dua
> > puluh)
> > lembar, maka dalam
> > jangka waktu 2 (dua) minggu kemudian, dia mendapat
keuntungan yang sangat
luar biasa besarnya.
Sedangkan terhadap orang yang menyepelekannya dan membuang
suratini, Dia
mendapat musibah yang besar yaitu kehilangan sesuatu
harta/benda yang sangat
dicintai dan disayanginya. Perlu diingat kalau kita
sengaja tidak
memberitahukan suratini kepada orang lain, maka tunggulah
saatnya
nasib apa yang akan anda alami, dan jangan menyesal
apabila mendapat
bencana secara tiba-tiba atau kerugian yang sangat besar.
Sebaliknya
jika Anda segera menyalin/mengcopyny a dan menyebarkannya
kepada orang
lain, maka anda akan mendapatkan keuntungan besar atau
rezeki yang
tiada disangka-sangka.
Suratini ditulis S.T. STAVIA sejak itu suratini menjelajah
dan
mengelilingi dunia, dan pada akhirnya sampai kepada Anda.
Percayalah
beberapa hari lagi sesuatu akan datang kepada Anda dan
keluarga Anda,
KEJADIAN-KEJADIAN YANG TELAH TERBUKTI !
1. Tn. Mustafa mantan menteri Nasabah Malaysia ,dipecat
dari jabatannya
karena beliau lupa setelah menerima suratini, tidak
menyebarkannya,
kemudian beliau ingat suratini, lalu beliau menyalinnya
dan
Menyebarkannya sebanyak 20 lembar. Beberapa lama kemudian
beliau
dilantik kembali menjadi menteri Kabinet.
2. Tn. Gojali mantan menteri Malaysia telah menerima surat
ini,
kemudian beliau menyalinnya sebanyak 20 lembar dan
menyebarkannya, dan
beberapa hari kemudian beliau mendapat keuntungan yang
luar biasa
besarnya… Dengan adanya kejadian-kejadian tersebut diatas
sebagai
bukti, untuk itu saya sarankan agar Anda tidak
merahasiakannya, dan
anda segeralah menyebarkannya untuk teman-teman atau
rekan-rekan Anda.
Tunggu kabar baik dalam waktu dua minggu setelah Anda
menyebarkan
suratini. Allah SWT akan meridho’i niat baik Anda, selamat
bertugas
dan berkarya.
Salam,
PENJAGA MAKAM RASULULLAH SAW
SYECKH ACHMAD-MADINAH.

Saya menyebarkannya dengan sedikit format yaitu dengan menghilangkan latar belakang (Kejadian saat ketiga surat tersebut ditulis, jadi saya langsung mengirim pesan sang penjaga makam) dan hanya mengirimkan intinya saja ke teman-teman saya. Beginilah pesan yang saya kirim.

BERITA DARI MASJID NABAWI…..BERITA PENTING….. . BERITA UNTUK UMMAT ISLAM DISELURUH DUNIA.

SURAT INI DATANGNYA DARI SYECKH ACHMAD DI SAUDI ARABIA :

‘AKU BERSUMPAH DENGAN NAMA ALLAH SWT DAN NABI MUHAMMAD SAW’ WASIAT UNTUK SELURUH UMMAT ISLAM DARI SYECKH ACHMAD SEORANG PENJAGA MAKAM RASULULLAH DI MADINAH, YAITU DI MESJID NABAWI SAUDI ARABIA .

‘Pada malam tatkala hamba membaca Al’Quran di makam Rasulullah, dan Hamba sampai tertidur, lalu hamba bermimpi. Didalam mimpi hamba bertemu dengan Rasulullah SAW, dan beliau berkata, ‘didalam 60.000 orang yang meninggal dunia, diantara bilangan itu tidak ada seorangpun yang mati beriman, dikarenakan :
1. Seorang istri tidak lagi mendengar kata-kata suaminya
2. Orang yang kaya yang mampu, tidak lagi melambangkan atau menimbangkan rasa belas kasih kepada orang-orang miskin.
3. Sudah banyak yang tidak berzakat, tidak berpuasa, tidak sholat dan tidak menunaikan ibadah haji, padahal mereka-mereka ini mampu melaksanakan.
4. Oleh sebab itu wahai Syechk Achmad engkau sabdakan kepada semua ummat manusia di dunia supaya berbuat kebajikan dan menyembah kepada Allah SWT.’

Demikian pesan Rasulullah kepada hamba, Maka berdasarkan pesan Rasulullah tersebut dan oleh karenanya hamba berpesan kepada segenap Ummat Islam di dunia :
– Bersalawatlah kepada Nabi Besar kita Muhammad SAW.
– Janganlah bermalas-malasan untuk mengerjakan sholat 5 ( lima)waktu.
– Bershadaqoh dan berzakatlah dengan segera, santuni anak-anak yatim piatu.
– Berpuasalah di bulan ramadhan serta kalau mampu tunaikan segera ibadah haji.

PERHATIAN :

Bagi siapa saja yang membaca surat ini hendaklah menyalin/mengcopynya untuk disampaikan orang-orang lain yang beriman kepada hari penghabisan/ kiamat. Hari kiamat akan segera tiba dan batu bintang akan terbit, Al’Quran akan hilang dan matahari akan dekat diatas kepala, saat itulah manusia akan panik. Itulah akibat dari kelakuan mereka yang selalu menuruti hawa nafsu dalam jiwa.

Dan Barang siapa yang menyebarkan suratini sebanyak 20(dua puluh) lembar dan disebarkan kepada teman-teman/ rekan-rekan anda atau Masyarakat Islam sekitarnya, maka percayalah anda akan memperoleh setelah dua minggu kemudian. Telah terbukti pada seorang pengusaha di Bandung , setelah membaca dan menyalinnya juga menyebarkan sebanyak 20 (dua puluh) lembar, maka dalam jangka waktu 2 (dua) minggu kemudian, dia mendapat keuntungan yang sangat luar biasa besarnya.

Sedangkan terhadap orang yang menyepelekannya dan membuang
suratini, Dia mendapat musibah yang besar yaitu kehilangan sesuatu
harta/benda yang sangat dicintai dan disayanginya. Perlu diingat kalau kita sengaja tidak memberitahukan suratini kepada orang lain, maka tunggulah saatnya nasib apa yang akan anda alami, dan jangan menyesal
apabila mendapat bencana secara tiba-tiba atau kerugian yang sangat besar.

Sebaliknya jika Anda segera menyalin/mengcopynya dan menyebarkannya kepada orang lain, maka anda akan mendapatkan keuntungan besar atau rezeki yang tiada disangka-sangka.
Suratini ditulis S.T. STAVIA sejak itu suratini menjelajah dan mengelilingi dunia, dan pada akhirnya sampai kepada Anda.
Percayalah beberapa hari lagi sesuatu akan datang kepada Anda dan
keluarga Anda,

KEJADIAN-KEJADIAN YANG TELAH TERBUKTI !
1. Tn. Mustafa mantan menteri Nasabah Malaysia ,dipecat dari jabatannya karena beliau lupa setelah menerima suratini, tidak
menyebarkannya, kemudian beliau ingat suratini, lalu beliau menyalinnya
dan Menyebarkannya sebanyak 20 lembar. Beberapa lama kemudian
beliau dilantik kembali menjadi menteri Kabinet.
2. Tn. Gojali mantan menteri Malaysia telah menerima surat ini, kemudian beliau menyalinnya sebanyak 20 lembar dan menyebarkannya, dan
beberapa hari kemudian beliau mendapat keuntungan yang luar biasa
besarnya…
Dengan adanya kejadian-kejadian tersebut diatas sebagai bukti, untuk itu saya sarankan agar Anda tidak untuk itu saya sarankan agar Anda tidak merahasiakannya, dan anda segeralah menyebarkannya untuk teman-teman atau rekan-rekan Anda.
Tunggu kabar baik dalam waktu dua minggu setelah Anda
menyebarkan suratini. Allah SWT akan meridho’i niat baik Anda, selamat
bertugas dan berkarya.

Salam,
PENJAGA MAKAM RASULULLAH SAW
SYECKH ACHMAD-MADINAH

Sebuah surat berantai yang ana dapat dari berbagai jarkom. Sebenarnya, ana tidak terlalu percaya, cuma berhubung isi surat ini amar ma’ruf nahi munkar maka tidak ada salahnya jika kita sebarkan. Tidak ada ruginya bagi kita kan? Lagipula kita juga bisa sekalian belajar berdakwah. Lagipula, ana tidak meremehkan pesan ini (meski tidak terlalu percaya), karena memang isinya baik.

Sekian dari ana. Berhubung surat ini amar ma’ruf nahi munkar lebih baik sebarkan saja, sekalian dakwah.

Jauh lebih singkat dan irit space kan?^^ Oiya, saya menyebarkan surat tersebut karena berisi tentang perintah untuk amar ma’ruf dan nahi munkar ya, bukan karena saya percaya terhadap takhayul. Lagipula, yang tahu masa depan hanyalah Allah swt. Yah sudahlah, saya sebarkan saja surat ini. Yang baca post ini juga tolong bantu sebarkan ya…^^

Syukran Walafu atas bantuannya.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Dikabarkan hari ini akan ada gerhana matahari. Shalat gerhana yuk…

Fenomena gerhana matahari cincin yang akan terjadi Senin (26/1) sore merupakan kesempatan langka yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Apalagi ini hanya dapat dilihat dari daratan Indonesia. Sayangnya, untuk melihatnya disarankan tidak menggunakan mata telanjang karena bisa mengakibatkan kebutaan.

“Mata kita meskipun mempunyai pelindung terhadap cahaya yang menyilaukan seperti gerhana. Tetapi, jika dipaksakan bisa menyebabkan kebutaan,” ujar pakar astronomi dari Institut Teknologi Bandung Moedji Raharto ketika dihubungi Kompas.com di Jakarta, Minggu (25/1).

Namun bagi yang ingin tetap melihatnya, bisa menggunakan alat sederhana atau bahkan bantaun alam. Beberapa cara layak dicoba seperti menggunakan lapisan film atau pergerakan awan yang melewati arah pandang gerhana matahari.

Dikatakan Moedji, pergerakan awan yang bisa kita manfaatkan untuk melihat gerhana adalah ketika ada awan yang melintas tepat di gerhana matahari. Saat itu, awan menjadi filter berkas cahaya yang berbahaya jika diterima mata. “Meskipun begitu, kita tidak boleh melihat terus menerus. Beberapa detik harus beristirahat,” tambah Moedji.

Selain itu, beberapa alat juga dapat digunakan yakni, cd, film negatif yang telah terbakar ketika dicuci. Namun, tentunya paling aman adalah melihat dengan kaca mata khusus yang dijual di toko alat-alat astronomi atau teleskop yang sesuai dengan standar atau khusus untuk melihat fenomena gerhana.

Bahkan memotret gerhana dengan kamera pun berbahaya. Selain bisa merusak mata, sensor cahaya pada kamera juga bisa rusak fatal. Bagian depan kamera tetap harus diberi filter terhadap cahaya Matahari.

Lewat fenomena gerhana, lanjut Moedji, masyarakat diharapkan tidak hanya melihat sebagai sebuah peristiwa saja. Perenungan terhadap matahari dan bumi sebagai benda alam yang sangat berkaitan dengan kehidupan bumi justru sangat penting. Masyarakat bisa memahami pentingnya menjaga kelestarian bumi lewat bantuan matahari sehingga tidak menjadi petaka.

“Matahari sebagai energi dan kebutuhan bagi bumi, juga bisa memberikan dampak yang negatif jika kondisi bumi dirusak,” ungkap Moedji.

Disadur dari http://www.kompas.com/

Fiqh Shalat Gerhana:
– Shalat Kusuf dan Khusuf tidak dimulai dengan azan atau pun iqamah, akan tetapi berupa panggilan di malam hari (Khusuf) dan di siang hari (Kusuf) dengan lafazh ash-Shalatu Jami’ah, sekali atau lebih.
– Imam bertakbir dan membaca surat al-Fatihah, lalu surat panjang secara Jahr (mengeraskan suara), kemudian ruku’ yang panjang, kemudian bangkit dari ruku’ seraya membaca, Sami’allahu Liman Hamidah, Rabbana Wa Lakal Hamdu dan tidak sujud. Kemudian membaca surat al-Fatihah, kemudian surat yang lebih pendek dari yang pertama, kemudian ruku’ yang lamanya kurang dari ruku’ yang pertama, kemudian bangkit, kemudian sujud dengan dua kali sujud di mana sujud yang pertama lebih panjang dari yang kedua, lalu duduk di antara kedua sujud ini, kemudian berdiri dan mengerjakan rakaat kedua persis seperti gerakan pada rakaat pertama, akan tetapi lebih ringan, kemudian baru bertasyahhud dan memberi salam.
– Disunnahkan bagi imam untuk berkhutbah setelahnya yang berisi wejangan dan peringatan kepada manusia terkait dengan kejadian yang agung tersebut sehingga hati mereka menjadi lunak serta perintah agar mereka memperbanyak doa dan istighfar. (HR.Imam al-Bukhari dan Muslim, dari ‘Aisyah)
– Bila sudah mendapatkan ruku’, maka terhitung mendapatkan satu rakaat. Shalat gerhana tidak usah diqadha’ bila terlewatkan karena sudah hilangnya gerhana.
– Bila gerhana telah hilang sementara manusia tengah shalat, maka mereka menyelesaikannya dengan raka’at yang ringan. Jika shalat namun gerhana belum hilang, maka hendaknya memperbanyak doa, takbir dan bersedekah.
– Fenomena gerhana dapat mendorong manusia untuk berbuat ikhlas dalam bertauhid kepada Allah, antusias berbuat taat, menjauhkan diri dari perbuatan maksiat dan dosa, takut kepada Allah dan kembali kepada-Nya.
wallahu a’lam bish-shawab.

Disadur dari Bulbo kak Usman Mohammad Huda, salah satu Ikaris (Ikatan Alumni Rohis) SMAN 47 Jakarta.
Ada yang berminat untuk Shalat Gerhana hari ini?

Air Bah…

Dari tadi hujan terus mengguyur kota ini. Dimulai dari rintik-rintik gerimis pada pukul setengah 3 sore (Dalam Waktu Indonesia Barat) dan dilanjutkan dengan guyuran air dalam jumlah berlimpah. Akhirnya, beberapa saat yang lalu hujan berhenti juga. Akhirnya aku dapat bernapas lega melihat air di selokan rumahku belum penuh. Memang sih, selokannya nyaris penuh. Tetapi aku hanya bisa berharap dan berdoa, agar perumahan Puri Kartika ini tidak banjir seperti tahun 2007 silam. Semoga saja tahun ini seperti tahun 2008 silam, ketika air bah untuk pertama kalinya dalam 3 tahun sekali, tidak menghampiri perumahan puri kartika.

Gema Muharram

Setelah Shalat Jum’at kemarin, di Masjid kami memang biasa diadakan pembinaan Imtaq. Berhubung masih dalam keadaan Muharram, ROHIS SMAN 47 pun mengambil waktu dan tempat pembinaan IMTAQ dilaksanakan, karena kami tahu, jika acaranya tidak begini pasti yang datang bisa dihitung jari. Tapi, sejujurnya acara ini sangat kurang koordinasi dengan guru. Pembinanya saja baru tahu tentang kegiatan ini hari Kamis, sehari sebelum acara dilaksanakan. Jadi, yang melaksanakan kegiatan ini adalah ROHIS SMAN 47 Jakarta, tanpa bantuan guru.

Nama pengisis acaranya adalah Ustadz Subhanallah. Mungkin nama lengkapnya adalah :
Ustadz Subhanallahu Walhamdulillah Wala ila ha ilallah Huwallahu akbar.^^ Ustadz ini benar-benar hebat, dia membuat murid-murid yang biasanya ingin pulang lebih cepat menjadi betah di Masjid. Malah kayaknya dia yang ingin cepat-cepat pulang setelah ditawan sampai jam 2 (Acaranya harusnya sampai jam setengah 2).

Alhamdulillah acara GeRam (Gema Muharram) ini berhasil…

Khutbah Jum’at

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Akhir-akhir ini entah mengapa semangat nge-blog saya yang pernah berada di puncak merosot sampai ke kaki, artinya semangat saya untuk nge-blog sedang turun. Tapi ya sudahlah, lagipula pekan-pekan ini juga saya punya banyak kegiatan di luar rumah. Kemarin saya harus mengikuti sidang lokakarya sebagai wakil dari ROHIS di sekolah, lalu besok saya juga harus mengikuti wawancara FORTRIS di SMA N 90 Jakarta yang dimulai pada pukul 9 pagi (Dalam Waktu Indonesia Barat). Tapi ya sudahlah, semoga saja Allah swt membantu saya dalam mengerjakan semua pekerjaan yang akan saya lakukan pekan ini dan seterusnya.

Jum’at kemari, saya mengikuti Shalat Jum’at di Masjid Al-Ishlah SMAN 47 Jakarta. Memang biasanya saya mengikuti Shalat Jum’at disana, tetapi kali ini ada yang berbeda. Entah kenapa saya tidak merasa mengantuk sedikitpun saat itu. Padahal, biasanya saya merasa mengantuk sehingga ketiduran (Nggak selalu sih, tapi sering). Jadi, saya pun mendengar isi khutbah itu dengan (Alhamdulillah) lumayan jelas. Beginilah isi khutbahnya (Kalau tidak salah seingat saya begini).

Pada zaman dahulu ada seorang pemimpin (Kalau tidak salah ya, agak samar sih) yang bernama Ibrahim (Ibn’ siapa gitu… Lupa…). Dia berkata pada umatnya “Allah berfirman, “Ut ‘uni Astajib lakum, Mintalah kepada-Ku dan akan Ku-kabulkan.” Namun, umatnya protes kepadanya. Karena doa mereka masih belum dikabulkan setelah sekian lama mereka beriman dan berdoa, belum ada tanda bahwa doa mereka akan dikabulkan oleh Allah swt, sehingga mereka pun protes kepadanya.

Umatnya pun berkata padanya, “Wahai Ibrahim, kami telah berdoa pada Allah swt. GTapi mengapa doa kami belum terkabul? Bukankah kami telah lama beriman kepadanya. Lagipula, bukankah kau berkata Ut ‘uni Astajib lakum?” Ibrahim pun menjawab “Ya, aku berkata demikian.” Mereka pun bertanya lagi, “Lantas apa sebabnya doa kami tidak dikabulkan? Sungguh, engkau telah berdusta pada kami.”

Lantas, Ibrahim pun menjawab,”Ada beberapa perkara yang menyebabkan Doa seseorang tidak dikabulkan. Yaitu engkau mengaku Allah swt sebagai Tuhanmu, tetapi engkau tidak memenuhi hak-haknya. Lalu, engkau mengaku Al-Qur’an sebagai pedomanmu, tetapi engkau tidak menghayati isinya dan mengamalkan kandungannya.” Umatnya pun bertanya,”Lalu apa lagi, wahai ulil amri?” Ibrahim pun berkata,”Engkau mengaku setan yang terkutuk sebagai musuhmu, tetapi perbuatanmu persis seperti perbuatan mereka. Engkau biarkan mereka menyeretmu kedalam kesesatan.”

Sekarang marilah kita lihat kepada diri kita sendiri, dapatkah doa kita dikabulkan oleh Allah swt jika perbuatan kita masih seperti ini?