Kemana kita selama ini?

Mengapa kita berpangku tangan
Di saat pasukan Israel membunuhi
Para saudara kita

Mengapa kita berdiam diri
Di saat Saudara kita di Palestina
Dihancurkan

Mengapa kita diam
Dan tidak membantu mereka
Meski hanya sebesar zarrah

Apakah kita sudah kehilangan hati
Apakah nurani kita telah mati
Apakah kita sudah kehilangan nyali
Untuk membantu mereka meski hanya dengan doa pada Illahi

Tidakkah hati kita tergerak
Melihat para anak-anak disana
Berperang melawan pasukan-pasukan
Yang bersenjata lengkap

Mereka hanya bersenjatakan batu
Yang berada di dekat mereka
Tapi mereka tidak takut
Untuk berjuang sampai titik darah penghabisan mereka.

Mungkin kita tidak bisa membantu secara fisik
Mungkin kita tidaklah berarti
Tapi apa kau tahu Saudaraku
Allah swt menyertai orang-orang yang berusaha

Mungkin kita lelah menghadapi ini
Mungkin kita kecewa atas perbuatan ini
Tapi janganlah kita sesali
Karena lebih baik kita perbaiki
Diri kita sendiri

Saudaraku
Janganlah kita berhenti karena lelah
Janganlah kita lari karena kecewa
Dan janganlah kita hancur karena jatuh

Jadikanlah lelah sebagai tonggak kebangkitan
Jadikanlah kecewa sebagai pelajaran
Jadikanlah jatuh sebagai pengalaman
Ambillah ilmu dari sekelilingmu
Karena Allah swt menyukai orang-orang yang mengambil pelajaran.

Sahabatku, berbahagialah
Karena kita telah dipilih oleh Allah swt
Untuk melanjutkan estafet panji perjuangan
Menegakkan Islam di muka bumi ini

Ingatlah saudaraku
Kita tidak akan beristirahat di muka bumi ini
Karena waktu istirahat kita adalah abadi
Di Surga Illahi

2 pemikiran pada “Kemana kita selama ini?

  1. masalahnya bukan krn kita tdk ingin… hanya saja kita tdk ingin kehadiran pasukan kita disana menambah runyam masalah… lagipula hal itu sesuai dengan amanat tujuan negara dalam Pembukaan UUDNRI 1945 “ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi,..” negara kita ikut serta menjaga ketertiban dunia..bayangkan klo kita kirim pasukan kesana, apa yg terjadi? dunia gak akan tertib.. biarlah mekanisme dunia yg menyelesaikannya…

  2. Apakah kita hanya bisa membantu dengan kekerasan?
    Yang saya maksud disini adalah mengapa kita tidak mau menyumbangkan harta kita meski hanya sedikit saja? Lagipula, kita juga bisa mengirim para diplomat negara untuk berdiskusi dengan mereka. Siapa tahu perundingannya berhasil dan mereka mau berdamai. Yang penting, kita harus mencari cara -kalau bisa tanpa pertumpahan darah- untuk menghentikan pertempuran ini. Kasihan rakyat Palestina…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s