Ikhsan

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Kemarin, saya mengikuti liqa lagi di SMA N 47 yang tercinta, bersama sang murabbi tercinta, M Hafizh Ridha. Materi yang dia bawakan adalah ikhsan. Seperti biasa, acaranya dimulai dengan Pembukaan singkat dari saya sebagai MC pada kesempatan itu, Tilawatil Qur’an dan Kultum dari salah seorang teman saya. Sesungguhnya, sebelum memberi materi tentang ikhsan, bang Hafizh (Begitu panggilannya) memberi materi sedikit tentang tajwid. Tapi berhubung materinya hanya sedikit (Hanya mengenai hukum nun mati/tanwin bertemu dengan huruf …) jadi saya memutuskan untuk membahas ikhsan saja pada kesempatan ini. Beginilah materinya

Kalian tahu, sesungguhnya jika hidup kita ini diibaratkan sebagai sebuah rumah, maka Iman adalah fondasinya, Islam sebagai tiangnya, dan Ikhsan sebagai atapnya. Artinya, rumah kehidupan kita ini tidak sempurna hanya dengan mempelajari rukun iman dan rukun islam, tetapi juga harus ada ikhsan di dalam kehidupan kita.

Ikhsan adalah beribadah seolah-olah Allah swt sedang melihat kita. Ingatlah, meskipun kita tidak melihat Allah swt, Allah swt selalu mengawasi kita. Itulah salah satu alasan mengapa kita harus ikhsan. Dengan muraqabatullah (Cinta kepada Allah swt, yang telah menciptakan kita, yang maha kuasa, yang memiliki Asma’ul Husna) dan ihsanullah (Baik kepada Allah swt sebagaimana dia telah memberi begitu banyak akan karunia dan nikmat bagi kita, seperti nikmatnya hidup ini) maka sudah selayaknya kita sebagai makhluk-Nya berihsanu niyah (Berniat kepada yang baik) karena hal itu InsyaAllah dapat mengarahkan kita kepada 3 hal, yaitu :
1. Ikhlasun niyat (Niat yang ikhlas),
2. Itqanul ‘amal (Amal yang rapi), dan
3. Jaudatul Ada’ (Penyelesaian yang baik). Sebaiknya kita melakukan muhasabah/mengevaluasi diri kita sendiri setelah kita beramal. Apakah kita melakukannya dengan riya atau dengan ikhsan.

Amal yang ikhsan juga InsyaAllah akan dibalas dengan 3 buah keuntungan dari Allah swt, yaitu :
1. Dicintai Allah swt (QS. 2 : 195),
2. Mendapat pahala (QS. 33 : 29), dan
3. Mendapat pertolongan Allah swt (QS. 16 : 128).

Semoga Allah swt membantu kita agar dapat ikhsan baik dalam beramal maupun dalam kehidupan sehari-hari…

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan Qadhayah(Masalah) wa Rawa’i(Kabar baik). Sesi ini diwujudkan dalam bentuk sharing akan masalah dan kabar baik yang para anggota liqa dapatka selama sepekan ini. Tapi, berhubung adzan Ashar telah berkumandang, terpaksa sesi liqa ini kami lewatkan dan langsung saya tutup liqa kali ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s