Apakah Akhwat yang Berjilbab pasti Menutup Auratnya?

Sekarang di Indonesia mulai banyak akhwat yang mulai mengenakan jilbab. Baik karena mengikuti teman, karena udang di balik batu ataupun karena sadar akan kewajibannya menutup aurat.

Masalahnya, berapa banyakkah akhwat yang memakai jilbab itu benar-benar menutup auratnya?
Dalam arti mereka mengerti bagian mana saja yang merupakan aurat bagi mereka dan benar-benar sadar akan tidak bolehnya memperlihatkan aurat mereka.

Suatu hari, saya sedang berada di angkot. Ketika saya melihat keluar jendela, ada seorang akhwat yang berjilbab tetapi ketika dia naik kendaraan bermotor, dia memperlihatkan betisnya yang merupakan bagian dari auratnya. Lalu, saya melihat beberapa akhwat berjilbab lain yang menggulung lengan bajunya sehingga tangannya yang merupakan bagian dari auratnya juga terlihat. Bahkan, banyak sekali akhwat yang berjilbab pacaran. Padahal, jika mereka mengerti apa alasan mereka menggunakan jilbab pasti hal seperti itu tidak akan terjadi.

Coba sekarang kita pikirkan, berapa persentase dari akhwat yang menggunakan jilbab di antara seluruh akhwat yang berada di dunia, paling tidak di Indonesia saja. Pasti persentasenya lumayan. Tapi bagaimana jika kita hitung persentase akhwat yang benar-benar memakai jilbab karena mengerti kewajibannya dengan akhwat yang hanya memakai jilbab, bagaimana hasilnya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s