SMS Tausyiah 2

“Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.
Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.
Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu.
Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu.
Teruslah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu (KH Rahmat Abdullah).”

“Ada 2 hal yang mesti kita ingat: Kebaikan orang lain sama kita dan keburukan kita sama orang lain. Tapi ada 2 hal yang mesti kita lupakan, kebaikan kita pada orang lain dan keburukan orang lain pada kita.

“Hidup itu Kumpulan mozaik-mozaik kisah yang bila waktunya tiba akan terkumpul membentuk apa yang kita sebut kehidupan. Mozaik-mozaik itu ditemukan dari berkelana ke segala penjuru bumi. Kita tak dapat selalu mempercepat apa yang seharusnya tertunda, namun yakinlah rahasia Allah & kepastiannya akan indah pada waktunya.”

“Allah tidak membebaniseseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya…(Q.S. Al-Baqarah: 286)….Semoga di pagi hari yang cerah ini, Allah memberikan kemudahan bagi dirimu wahai daudara/i ku untuk tetap istiqomah di jalan-Nya. You will neverwalk alone. Innallaha ma’ana, because Allah always with us. Semangat.. Allahu Akbar.”

“Allah menguji keikhlasan kita dalam kesendirian. Allah memberikan kedewasaan saat masalah berdatangan. Allah melatih ketegaran kita dalam setiap cobaan. Semakin sulit masalah, maka semakin terbuka pintu kemudahan. Sebagaimana semakin gelap malam, cahaya pagi semakin memancarkan sinarnya. Keep On Spirit!

“Wilayah kerja adalah lingkaran realitas, sedangkan wilayah peluang adalah ruang keserbamungkinan. Semakin luas pijakan kaki kita dalam lingkaran kenyataan, semakin besar kemampuan kita mngubah kemungkinan menjadi kepastian, mengubah peluang menjadi pekerjaan, mengubah mimpi menjadi kenyataan.(Anis Matta)

“Kuberi satu rahasia padamu kawan…. Buah paling manis dari bermimpi adalah kejadian-kejadian menakjubkan dalam perjalanan menggapainya.(Andrea Hirata-Maryamah Karpov)”

“Tanda-tanda keimanan:1.. Mencintai kebaikan untuk orang lain seperi ia mencintai kebaikan untuk dirinya begitupun sebaliknya dengan keburukan…..2. Mengingatkan orang lain jika lalai dan senang dinasehati jika ia lalai…..3. Memberi maaf pada orang lain yang menzhaliminya seperti ia ingin dimaafkan jika berbuat salah pada orang lain…..4. Memenuhi hak orang lain…..5. Membantu orang lain yang butuh bantuan, seperti ia ingin dibantu jika dalam kesusahan…..6. Menjaga ukhuwah dengan saudaranya sebagaimana ia tidak suka jika orang lain memutuskan hubungan dengannya…..7. Toleransi dengan kekurangan orang lain sebagaimana ia ingin dimaklumi akan kekurangannya.”

“Sesungguhnya tak ada jalan lain, kecuali kehidupan ini harus dilalui ‘tuk menuju surga. Tampilannya seperti ujian, tapi isinya rahmat dan kenikmatan. Berapa banyak kenikmatan yang sungguh besar baru diperoleh setelah melalui ujian. Senoga segala amanah ini menjadi jalan menuju surga.”

“Sekali lagi…Amanah terembankan pada pundak yang semakin lelah. Bukan sebuah keluhan, ketidakterimaan..keputusasaan! Terlebih surut ke belakang. Ini adalah awal pembuktian..Siapa diantara kita yang beriman. Wahai diri sambutlah seruanNya…Orang-orang besar lahir karena beban perjuangan…Bukan menghindar dari peperangan.(K.H. Rahmat Abdullah).”

“Memang di kehidupan ini tidak ada yang pasti, tetapi kita harus berani memastikan dan memperjuangkan apa-apa yang akan kita raih! Karena sesungguhnya, cita-cita yang tinggi tidak menjamin seseorang dapat meraih kesuksesan. Tapi…orang yang sukses pasti mempunyai cita-cita yang tinggi…Semangat!”

“Jadilah seperti air yang suci lagi mensucikan, bergerak untuk menghidupkan, mengalir untuk kebaikan, memancar dengan kekuatan, dikelola menjadi energi bagi kehidupan. Selamat berjuang dan terus belajar memaknai kehidupan. Moga bias lebih baik, memberi yang terbaik, mendapatkan dan menjadi yang terbaik.”

“….Seorang hebat akan memunculkan kehebatan yang lebih besar jika ia bertemu dengan orang hebat lainnya. Individu cerdas akan melahirkan kecerdasan yang luar buasa gemilang jika ia bekerja sama dengan individu cerdas lainnya. Tapi ternyata orang hebat yang satu tak mudah dipertemukan dengan orang hebat lainnya. Lalu potensi kehebatan ini seperti daun kering, gugur dari pohon lalu berserakan. Maka peran organisasi adalah mengumpulkan daun-daun yang berserak, menggabungkan kecerdasan terpendam dari individu-individu yang ada di dalamnya…(Anis Matta).

¨Saudaraku, dapun orang yang menuntut ilmu maka selalu bertambah diridhoi Allah, sedangkan orang yang hanya mengejar dunia, maka bertambah kesesatannya. Ilmu itu penuntun amal & ilmu itu diberikan Allah kepada orang-orang yang akan bahagia dan diharamkan dari orang-orang yang celaka dan rugi….¨

“Seorang pejuang sejati tidak pernah mengenal kata akhir dalam perjuangannya. Ia tidak memerlukan gemuruh tepuk tangan, tidak akan lemah karena cacian dan tidak akan bangga dengan penghargaan.”

“Manusia hanyalah segenggam tanah. Kehormatan dan kemuliaan apapun yang diterima manusia berasal dari Tuhan. Dia memberi bukan karena kau sujud pada-Nya, tapi karena kedermawanan-Nya. Dia memberi bukan karena kau layak menerimanya tapi karena kemurahan-Nya.”

“Waktu terkadang lambat bagi mereka yang menunggu, terlalu cepat bagi mereka yang takut, terlalu panjang bagi mereka yang gundah dan terlalu pendek bagi meraka yang bahagia….Tetapi bagi yang mengisi waktu sebaik mungkin, waktu merupakan kunci kehidupan yang sebenarnya.

¨Iman seorang mukmin akan tampak disaat ia menghadapi ujian, disaat totalitas dalam berdo´a tapi belum melihat pengaruh apapun dari do´anya . Ketika ia tetap tidak mengubah keinginan dan harapannya meski sebab-sebab untuk putus asa semakin kuat. Itu semua dilakukan seseorang karena keyakinannya bahwa hanya Allah saja yang paling tahu apa yang lebih baik untuk dirinya. (Ibnu Jauzi)

“..dan bumi telah dibentangkannya untuk makhlukNya, di dlamnya ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai koelopak mayang dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya. Maka nikmat Tuhan mu yang manakah yang kamu dustakan..(Q.S. Ar-Rahman: 10-13).”

Merendahlah, engkaukan seperti bintang gemintang, Berkilau dipandang orangdi atas riak air dan sang bintang nun jauh tinggi. Janganlah seperti asap yang mengangkat diri tinggi di langit padahal dirinya rendah hina. (K.H. Rahmat Abdullah).”

“Ketika wajah ini penat memikirkan dunia, maka berwudhulah…Ketika tangan ini lelah menggapai cita-cita, maka bertakbirlah…Ketika pundak tak kuasa memikul amanah, maka bersujudlah…Ikhlaskan semua dan mendekatlah padaNya. Agar tunduk disaat yang lain angkuh..Agar teguh disaat yang lain runtuh..Agar tegar disaat yang lain terlempar..

”“Keletihan itu, akan menjadi beban ketika kita merasakannya sebagai keletihan fisik yang tidak diikuti oleh keyakinan ruhiyah. Maka sesungguhnya kesempitan di jalan ini, pasti menyimpan hikmah luar biasa yang akan tercurah dalam bentuk rahmat Allah SWT…(M. Lili Nur Aulia).”

“Mungkin suatu saat perjuanganmua jadi arus. Arus besar yang menumbangkan tirani. Tapi saat itu kamu sudah tidak ada. Waktu kamu melakukannya pertama kali, kamu hanya sendiri. Tapi itulah yang membuatmu abadi. Abadi dalam kenangan manusia. Abadi bersama bidadari di syurga. Kamu melakukan yang tidak dapat dilakukan orang lain. Kamu melakukan juhad. (Anis Matta).”

“Allah mengaruniakan 3 waktu untuk manusia, yaitu: kemarin, kini dan esok. Berbahagialah mereka yang hari kemarinnya ilmu, hari kininya amal dan hari esoknya jihad. Tugas kita hanya berusaha. Sedangkan hasil adalah urusan Allah. Kalau kita ikhlas, maka usaha kita menjadi amal yang berpahala. Meski tidak ada hasil yang diraih…Keep Beramal.”

“Dakwah adalah cinta.
Dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu.
Sampai pikiranmu.
Sampai perhatianmu.
Berjalan, duduk dan tidurmu.
Bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah.
Tentang umat yang kau cintai.
Lagi-lagi memang seperti itu dakwah.
Menyedot saripati energimu.
Sampai tulangmu.
Sampai daging terakhir yang menempel di tubuh rentamu.
Tubuh yang luluh lantak diseret-seret.
Tubuh yang hancur lebur dipaksa berlari.”
Ust. Rahmat Abdullah.

“Manakala nilai hidup ini hanya untuk diri kita, maka akan tampak bagi kita bahwa kehidupan itu kecil dan singkat. Tetapi apabila kita hidup juga untuk orang lain, maka jadilah hidup ini bermakna panjang dan dalam. Bermula dari adanya kemanusiaan itu sendiri dan berlanjut sampai kita meninggalkan dunia ini.” Sayyid Quthb

“Ada kitab yang amat penting tapi sering dilupakan. Padahal kitalah yang menyusunnya. Itulah kitab amalan yang akan rampung seiring kita meninggal dunia” (Quraish Shihab)

Jingga di timur hantarkan mentari, membawa hari, nafas, dan hidup baru. Moga pagi ini ALLAH melapangkan dada dan menaburkan cinta-Nya di hati kita semua, hingga terpuaskan jiwa tanpa mengharap pada manusia

Satu hal yang paling aneh adalah engkau yang paling mengetahui sesuatu tapi tidak mencintainya, engkau mendengar seruannya namun tidak segera menyambutnya dan engkau mengetahui besarnya keuntungan jika engkau mengakrabinya tapi engkau tidak mendekatinya. Engkau merasakan pedihnya kegersangan jiwa karena maksiat, namun tidak mencari ketenangan dengan menaati ALLAH. Dan satu hal yang paling aneh di atas semua itu adalah engkau mengetahui bahwa engkau sangat membutuhkan Dia tapi justru berpaling dari-Nya bahkan mencintai hal yang menjauhkan dari-Nya (Ibnul Qayyim)

Ya ALLAH, jagalah saudaraku di kala penjagaanku tak sampai padanya, sayangi ia di kala rasa sayangku tak mampu merangkulnya dalam dekapan yang nyata, karuniakan kepadanya kesabaran dan kekuatan, muliakan ia di kala penghargaanku tak terangkum dalam kata yang sahaja, karena Engkau punya segala yang ku tak punya dan karena ku ingin dia selalu menjadi saudaraku di dunia dan mengharap bertemu dengannya di surga..Amin

Hati-hati yang tulus adalah yang tampil di saat orang-orang lain enggan, menunjukkan keteguhan di saat orang-orang lain terpeleset, tetap sabar di saat orang-orang lain mengeluh, bersikap bijak di saat orang-orang lain bertindak bodoh, tetap memberi maaf di kala hak-haknya didzalimi (dari buku “Orang-Orang yang Tidak Suka Popularitas”)

Jika air mata adalah bara hati, biarkan ia menyala, semoga ALLAH menerangi hari-hari gelapmu dan memimpin tiap langkahmu. Hingga esok kau tapaki hari dengan tegar.

Without ukhuwah, days are SADDAY, MOANDAY, TEARSDAY, WASTEDAY, THIRSTDAY, FIGHTDAY, SHATTERDAY, so…KEEP our UKHUWAH everytime!!!

Tegur ku di saat ku mulai sombong, tegur ku di saat ku mulai jauh dari-Nya, tegur ku di saat ku berbuat salah, karena ku masih membutuhkan seorang saudara sepertimu…

Imam Syabibi berkata, “Siyasi adalah membesarkan kemaslahatan + memperkecil kemudharatan”, semoga kita taat pada ALLAH, hingga kita pun dikuatkan di dakwah ini!!

Saat ALLAH menjawab doamu, DIA menambah imanmu,
Saat ALLAH belum menjawab doamu, DIA menambah kesabaranmu
Saat ALLAH menjawab doamu, tapi tak seperti keinginanmu, DIA memilih yang terbaik untukmu
Tetaplah berdoa..

Ibu melahirkan kita dengan menangis kesakitan, masihkah kita menyakitinya? Masih mampukan kita tertawa melihat penderitaannya, mencaci makinya, melawannya, mengacuhkannya…Ibu memberikan ASI waktu kita bayi, mencuci celana kotor kita, menahan derita, menggendong kita seharian…Sadarilah bahwa di dunia ini tak ada satu orangpun yang mau mati demi kita selain IBU, katakanlah pada IBUmu,,,I LOVE U MOM

Siapapun bisa berdakwah, tapi belum tentu ia mencintai dakwah. Karena cinta butuh pengorbanan besar, tenaga, waktu, dan pemikiran. Orang yang mencintainya akan berusaha memperkaya pemikirannya

Senyum adalah pesan kebahagiaan yang paling cepat sampai ke hati. Jangan menunggu bahagia untuk tersenyum, tapi tersenyumlah untuk menyambut kebahagiaan, Met beraktivitas

LOVE between us, lived by AQIDAH, united by DAKWAH, guided by QURAN, coloured by DZIKRULLAH, motivated by ALLAH PROMISSE, always pray for ISLAM, ALLAHU AKBAR!!!

Kobarkanlah semangatmu, laksana kobaran api yang tak pernah padam..namun tak membakar tuk jadikan abu, tapi membakar tuk hidupkan yang telah mati, ALLAHU AKBAR

Semoga desain canggih otak kita tidak hanya menempatkan diri sebagai pemikir, tetapi sekaligus ahlu dzikir, semoga ALLAH meringankan langkah kita menuju setiap kebaikan

Dan sungguh akan Kami isi neraka Jahannam dari kalian jin dan manusia.
Mereka memiliki hati tapi tidak untuk memahami ayat Allah,
memiliki mata tapi tidak untuk melihat kekuasaan Allah,
mempunyai telinga tapi tidak untuk mendengar ayat Allah.
Mereka seperti hewan ternak bahkan lebih sesat lagi.
Mereka itulah orang-orang yang lengah.
Ukhtiku sayang, bangunlah, sambutlah seruan Allah

Ya Rabb, berkahilah umur saudaraku ini, kuatkan azzamnya untuk istiqomah di jalan-Mu,
Lapangkanlah hatinya, berikan kesabaran dalam menghadapi segala masalah,
Amien..

Jadilah hati yang paling lembut, semangat yang paling tinggi,
Pengorbanan yang paling tulus, ukhuwah yang paling hangat,
Pengabdian yang paling ikhlas, karena Allah (Ust. Rahmat Abdullah)

Sembahlah ALLAH sebesar keBUTUHanmu padaNya
Perbuatlah dosa sekedar keKUATanmu menanggung siksaNya
Berbuatlah untuk mendapatkan surga sesuai dengan KEDUDUKAN yang kau inginkan
(Syaqiq Al-Balkhi)

-Copas dari sebuah grup di facebook, semoga bermanfaat🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s