Sistem Hibrid Energi Terbarukan

Ya, kali ini aku akan sedikit memberi gambaran tentang apa yang kukerjakan sebagai tugas akhir jurusanku, yaitu Sistem Hibrid Energi Terbarukan😀

Energi merupakan kebutuhan yang vital bagi setiap manusia. Tak dapat dipungkiri, dewasa ini kita memang sangat tergantung pada teknologi, yang membutuhkan energi untuk menjalankannya. Untuk transportasi jarak dekat sering kita menggunakan sepeda motor pribadi atau mobil angkutan umum, dan untuk transportasi jarak jauh umumnya kita menggunakan kereta, yang sampai saat ini masih menggunakan energi fosil seperti bensin, solar, dan aftur sebagai sumber energinya. Saat di kantor, kita mengerjakan pekerjaan kita dengan menggunakan komputer, printer, dan berbagai teknologi canggih bagi yang bekerja dalam dunia engineer–keinsinyuran. Dan saat di rumah, kita juga men-charge hp kita, menyalakan televisi, memasak dengan kompor gas, kompor listrik atau microwave, dan sumber energi dari semua kegiatan kita di rumah dan di kantor umumnya berasal dari listrik yang dibangkitkan dengan berbagai metode. Dan pada umumnya pembangkit listrik yang ada di indonesia menggunakan tenaga dari pembakaran bahan bakar fosil juga (seperti batu bara, minyak bumi dan gas alam) untuk menghasilkan energi listrik. Energi listrik digunakan karena bentuk energi inilah yang paling praktis dan mudah untuk didistribusikan ke berbagai tempat.

 

Sementara hibrid adalah sesuatu yang berupa campuran dari beberapa hal atau suatu hal yang memiliki 2 komponen yang berbeda tapi hal yang dihasilkan itu sama. Misalnya jagung hibrida, itu adalah jagung yang merupakan hasil perkawinan silang antar 2 jenis bibit jagung. Atau contoh lainnya dalam Al-Quran sering disebutkan hewan bernama bagal yang merupakan keturunan silang antara kuda betina dan keledai jantan. Ada juga hewan bernama liger, atau singkatan dari lion-tiger, yang merupakan keturunan dari singa jantan dan harimau betina, sesuai dengan namanya.

 

Energi baru terbarukan merupakan salah satu alternatif baru dalam dunia energi yang menawarkan jumlah energi yang dapat diambil secara terus-menerus, karena energi tersebut bersumber dari proses alam yang berkelanjutan. Misalnya, ada yang pernah mendengar sel photovoltaic (sel surya), fuel cell atau pembangkit listrik tenaga air? Itu merupakan beberapa contoh energi baru terbarukan. Sel photovoltaic menggunakan proton dalam sinar matahari yang terpancar dan menyebabkan terjadi beda potensial antara 2 semikonduktor pada sel surya yang siap untuk dialirkan sebagai energi listrik, fuel cell menggunakan reaksi antara hidrogen dan oksigen yang menghasilkan energi listrik (karena pasangan ini merupakan sel galvani, yang menghasilkan listrik secara alami) dan kalor (reaksi eksoterm, kalor dilepas ke lingkungan), sementara pembangkit listrik tenaga air memanfaatkan air yang mengalir turun untuk memutar turbin yang tersambung dengan generator yang akan mengubah energi kinetik putaran menjadi energi listrik. Sayangnya saat ini regulasi pemerintah, harga yang tergolong mahal jika dibandingkan dengan energi fosil dan proses maintenance yang agak sulit menjadikan banyak sistem EBT (Energi Baru Terbarukan) yang belum berkembang di Indonesia. Jika ada yang tertarik dengan kondisi EBT di Indonesia dan mengapa ini juga penting untuk dikembangkan, silahkan buka http://energibarudanterbarukan.blogspot.com/🙂

 

Sistem Hibrid Energi Terbarukan (SHET)–atau Hybrid Renewable Energy Systems (HRES) dalam bahasa inggris–merupakan perpaduan dari dua buah sistem EBT atau lebih. Tujuan SHET ini adalah memanfaatkan sumber-sumber EBT yang ada untuk memenuhi kebutuhan energi sehari-hari kita. Penggabungan ini dilakukan sebab tidak semua energi baru terbarukan dapat bekerja dengan maksimal. Sebagai contoh, sel photovoltaic tidak akan menghasilkan listrik saat malam hari, karena tidak ada cahaya matahari yang dapat dimanfaatkan. Pembangkit listrik tenaga air pun akan menghasilkan daya yang maksimal di musim hujan, namun pada musim kemarau daya yang dihasilkan mungkin tidak seberapa. Nah, karena kebutuhan energi kita tidak bisa dipenuhi secara setengah-setengah, tentu akan sulit untuk mengandalkan satu sistem saja. Apalagi jika satu-satunya sistem yang kita andalkan itu rusak.

 

SHET ini menjadi aplikasi yang banyak dibutuhkan untuk pembangkit listrik, terutama di daerah terpencil yang jauh dari sumber listrik Perusahaan Listrik Negara. Dosen Pembimbing dan Seniorku di Fisika Teknik juga sempat terlibat proyek untuk memasang SHET di jembatan suramadu, dimana EBT yang akan digunakan untuk menghasilkan listrik adalah pembangkit listrik tenaga angin, pembangkit listrik tenaga arus laut, pembangkit listrik tenaga gelombang dan sel surya. Energi dari keempat sistem EBT tersebut akan dikelola sehingga mampu mencukupi kebutuhan energi jembatan tersebut, terutama untuk penerangan dan monitoring–pengawasan–kondisi jembatan. Sistem seperti ini sangat cocok bagi Indonesia yang memiliki banyak pulau terpencil, apalagi mengingat cerita dosen-dosenku bahwa rasio elektrifikasi (jumlah penduduk yang mendapatkan energi listrik) di Indonesia masih sekitar 70% pada 2010 lalu.

 

Yang sedikit membedakan TA ini dari proyek di suramadu adalah kita juga akan mengintegrasikannya dengan listrik dari PLN. Hal ini disebabkan sumber energi yang akan digunakan adalah pembangkit listrik tenaga diesel dan sel surya, dan aku berencana mengaplikasikannya di salah satu labtek itb, dimana kebutuhan energi saat siang hari sangat besar dan dikhawatirkan energi dari kedua sistem EBT itu tidaklah mencukupi, sehingga listrik PLN tetap diperlukan sebagai back-up power jika energi dari kedua sistem EBT itu tidak mencukupi.

 

Ada 4 orang termasuk aku yang mengambil topik TA ini, dan uniknya di kampusku sendiri aku belum berhasil menemukan TA angkatan atas yang mengerjakan TA tentang ini sebelumnya, sehingga kami menjadi 4 orang pioneer di bidang ini, hahaha *bangga*😀 Padahal sistem ini juga sudah berkembang pesat di dunia luar, tapi sayangnya banyak hal perkembangan di dunia luar yang tidak terlalu diperhatikan di Indonesia, padahal manfaatnya tidak sedikit. Yah, semoga apa yang kukerjakan ini dapat berguna di masa depan nanti. Untuk Tuhan, Bangsa dan Almamater. Salam Ganesha🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s