Penggunaan Genesis64

Sekedar berbagi tentang salah satu tugas mata kuliah di semester ini, sistem SCADA. Sistem ini sudah pernah beberapa kali kujadikan topik, dan sekarang kelihatannya akan kubahas lagi. Bukan karena tidak ada mata kuliah lain yang menarik, namun lebih karena mata kuliah ini adalah mata kuliah dengan informasi yang paling minim dan sulit untuk dicari di dunia maya. Kelihatannya berbagi informasi bukan hal yang buruk, siapatahu ada yang membutuhkan kelak. Dan berhubung yang bercerita bukanlah ahlinya, ada baiknya tetap mencari sumber lain, ini hanya berbagi pengalaman dan pendapat terkait software tersebut sajaūüôā

I. Presentasi Pertama-Target Awal

Target awal dari Tugas Besar SCADA ini adalah menggunakan piranti lunak Genesis64 untuk mengamati penggunaan energi sehari-hari di Gedung T.P. Rahmat Labtek VI Institut Teknologi Bandung. Karena perangkat untuk mengukur kebutuhan energi di Labtek VI telah terpasang dan beroperasi dengan baik, maka data terkait kebutuhan energi akan diambil dari database yang terhubung pada Cloud Monitoring System yang menyimpan data tersebut. Tampilannya pun akan dibuat menarik dan sistem harus dapat beroperasi dengan cepat. Komponen dari Cloud Monitoring System yang memegang peranan penting dalam sistem ini adalah kWhmeter yang mengukur penggunaan energi listrik sehari-hari dan Database yang menyimpan data yang dikirimkan dari kWhmeter tersebut.

Cloud monitoring system yang terpasang pada Labtek VI Teknik Fisika ITB mengendalikan beberapa hal, yaitu sistem pengawasan kebutuhan energi di Labtek VI, sistem pengawasan cuaca di Bandung dan sistem kamera CCTV di labtek tersebut. Pengendalian dilakukan dengan menggunakan jaringan internet bagi kamera CCTV, dan database yang menyimpan data terkait kebutuhan energi dan kondisi cuaca yang diukur oleh sensor yang terpasang dan dikirim melalui router dan modbus. Dengan begitu, selain dapat mengetahui kondisi aktual, pengguna juga dapat menganalisa data yang sedang nge-trend saat itu, sehingga pengguna dapat mengambil keputusan yang tepat untuk mengelola sistem. Selain itu, kamera CCTV juga disetel untuk mengirimkan gambar saat kondisi labtek dianggap aneh, yaitu jika kamera CCTV mendeteksi adanya suatu pergerakan di waktu yang tidak wajar, seperti di tengah malam. Entah fakta belum adanya makhluk aneh yang tertangkap kamera saat tengah malam itu mengecewakan atau melegakan, yang jelas begitulah cara kerja kamera cctv tersebut untuk meminimalisir penggunaan memori sebagai penyimpanan gambar. ¬†Untuk skema kelihatannya tidak akan kutampilkan disini karena khawatir ada hal yang menjadi rahasia lab, jadi mohon maaf, tapi begitulah inti dari skemanyaūüôā

Dan berikut adalah fitur dari Genesis64 yang akan digunakan dalam memenuhi target berikut:

GraphWorX64            : Fitur untuk menghasilkan desain grafis baik dalam tampilan 2-Dimensi ataupun 3-Dimensi dan kemudian menampilkannya di jaringan internet. GraphWorX64 akan digunakan untuk membuat tampilan grafis dari data yang akan diolah dan ditampilkan.
AlarmWorX64            : Fitur yang akan memberikan respon pada masalah dengan cepat dan efisien, sebagai sistem notifikasi yang terhubung ke semua alarm yang terpasang. AlarmWorX64 akan digunakan dalam sistem keamanan, yang berfungsi untuk mengirimkan notifikasi jika ada masalah yang terdeteksi oleh alarm yang terpasang.
TrendWorX64            : Fitur yang akan menampilkan trend penggunaan energi dalam selang waktu tertentu, serta mengumpulkan dan menganalisa data-data yang diolah oleh sistem. Fitur ini digunakan untuk memudahkan user dalam melihat trend sementara dari data yang masuk, serta sebagai pandangan dan pertimbangan sebagai masukan untuk user agar memudahkan pengambilan keputusan.
GridWorX               : Fitur yang akan menghubungkan data dari database apapun yang terhubung dengan jaringan internet dengan visualisasi real-time. Fitur ini digunakan untuk menghubungkan Genesis64 dengan database yang telah terpasang di dalam Cloud Monitoring System yang mengawasi kebutuhan energi Labtek VI.
WorkBench             : Konfigurasi sentral dari berbagai fitur yang ada dalam Genesis64 untuk memudahkan penerapan SCADA dalam sistem.
FrameWorX              : OPC Server dari Iconics yang berperan sebagai hub untuk komunikasi data, dengan mengkonfigurasikan data yang masuk ke dalam Genesis64 sebelum data tersebut digunakan oleh fitur lainnya.

Selain itu, tampilan dari Genesis64 juga akan menspesifikkan pembacaan kebutuhan energi serta menghitung biaya energi listrik yang perlu dibayar oleh pengguna. Dan berikut adalah beberapa pertanyaan pada sesi diskusi, yang dijawab sepengetahuan sajaūüôā

Tanya-Jawab Presentasi Pertama
1. Apakah alat yang digunakan untuk mengukur energi?
–¬†Menggunakan sensor-sensor yang telah dipasang di labtek 6, seperti yang dapat dilihat di sebelah ruangan Laboratorium Manajemen Energi

2. Apakah tanpa alat bisa dilakukan analisis monitoring energi menggunakan data yang telah ada seperti denah labtek 6 yang telah ada?
–¬†Tidak, karena Genesis64 hanya mengolah data yang masuk ke dalamnya, dan untuk itu diperlukan alat yang mengambil data seperti kWhmeter dalam kasus ini.

3. Apa OPC Servernya? Untuk mengambil data dari sensor dan alat pakai software apa?
–¬†Genesis64 ICONICS berfungsi sebagai software editor sekaligus OPC Server contohnya AlarmWorX mengambil data dari alarm kemudian dapat dibuat analisis dengan TrendWorX.

4. Apakah Workbench memiliki OPC Client atau OPC Server?
–¬†¬†¬†¬†¬†¬† Tidak, WorkBench hanya merupakan konfigurasi sentral, dalam Genesis64 FrameWorX yang berfungsi sebagai OPC Server dan Hub dalam komunikasi data

5. Sebagai sebuah software, bagaimana mekanisme komunikasi ICONICS dengan alat seperti kamera, apakah perangkat yang digunakan untuk supervisi realtime?
–¬†Kelihatannya bisa, mungkin dengan menggunakan GPRS, Wifi, atau kabel untuk menghubungkan data dari kamera dengan internet lalu diakses oleh Genesis64, atau mungkin ada fitur lain terkait hal ini yang saya belum ketahui.

6. Apakah mau mengambil dari website yang sudah ada atau langsung dari instrumen?
– Pengukuran dari instrument perlu mengetahui mekanisme komunikasi data antara instrument dan software ICONICS, sehingga akan lebih mudah jika data yang akan ditampilkan langsung diambil dari database server yang telah tersedia.

7. Harus ada skema sistem yang mau ditinjau pada tahap pertama proyek.
– Skema sistem akan ditampilkan pada bagian III.

8. Bagaimana hubungan antara HMI 3D dengan parameter kondisi sebenarnya di lapangan?
– HMI bertugas untuk menampilkan visualisasi dari data atau kondisi yang terjadi di lapangan, dan memberitahu apabila ada hal yang tidak sesuai dengan parameter yang diberikan oleh pengguna

9. Untuk fungsi ICONICS yang dibahas dari tadi berkisar pada fungsi monitoring dan supervisi, bagaimana mekanisme untuk kontrol instrumen atau peralatan menggunakan ICONICS?
– Ya, ada. ICONICS sebagai software industri memiliki kedua fungsi baik monitoring dan kontrol, namun mekanisme untuk mengontrol instrumen masih belum saya ketahui.

10. Apakah ICONICS dapat dihubungkan dengan PLC? Bagaimana mekanisme komunikasinya?
– Bisa, dengan menggunakan ICONICS OPC Server

11. Bagaimana mekanisme kontrol antara ICONICS sebagai server pusat dan staisun lokal agar perintah yang diberikan tidak bentrok? Apakah fitur yang ada pada ICONICS untuk mengatasi hal ini?
– Saya kurang tahu terkait hal ini, tapi sepengetahuan saya ada fitur AssetWorX yang bertugas untuk menentukan hirarki sistem. Kelihatannya fitur tersebut dapat digunakan untuk menentukan prioritas dari perintah yang akan dilaksanakan oleh Geneis64.

12. Bagaimana penjelasan terkait penggunaan fitur Genesis64 dalam skema yang ingin dilakukan?
– GraphWorX untuk membuat gambar sistem, Workbench untuk konfigurasi sistem keseluruhan (manajemen antara fitur), komunikasi data menggunakan FrameWorX (hub/gateway untuk komunikasi data dimana data yang diperoleh diproses pada FrameWorX untuk dikonfigurasi sebelum digunakan pada fitur ICONICS lainnya -> OPC Server ICONICS)

II. Presentasi Kedua-Hal yang Telah Dilakukan

Dalam keberjalanannya, hal yang telah saya lakukan saat presentasi kedua dilaksanakan ini hanya menghubungkan Genesis64 dengan database yang telah terpasang di dalam Cloud Monitoring System. Dalam mengakses database, karena database yang akan dipakai telah tersimpan di dalam database energy, saya menggunakan web browser Mozilla Firefox dan terhubung ke dalam database server untuk mengakses data di dalamnya, dengan memasukkan username dan password. Kemudian seluruh data yang tersimpan di dalam database energi akan ditampilkan, dan dapat terlihat bahwa ada beberapa database yang tersimpan di dalam database server tersebut. Data yang akan saya masukkan ke dalam sistem adalah data dari file database energy monitoring.

Database yang digunakan oleh labku ini adalah Database ODBC (Open Data Base Connectivity, salah satu bahasa pemrograman yang umum dipakai dalam sistem manajemen database). Database ODBC yang ada tapi belum terhubung perlu dihubungkan dengan GridWorX64 Server. Namun, hal ini harus dilakukan setelah meng-install ODBC Driver yang dapat digunakan di dalam komputer agar database dapat dibaca komputer sebelum disambungkan ke Genesis64, dan ODBC Driver yang digunakan dalam kasus ini adalah MySQL Connector/ODBC v3.51. Pemilihan versi yang tergolong senior ini dikarenakan versi upgrade dari ODBC Driver tersebut (aku juga mencoba MySQL Connector/ODBC v5.2) tidak dapat berkomunikasi dengan protocol data yang sudah lumayan tua dan menampilkan pesan berikut: ‚ÄúConnection Failed [HY000][MySQL][ODBC 5.2(w) Driver]‚ÄĚ. Jika pesan ini muncul, kelihatannya teknologi yang kita gunakan terlalu canggih, cobalah kembali ke teknologi yang lebih senior seperti ini. Dan satu lagi, jika kegagalan dalam melakukan koneksi terlalu sering terjadi, sebaiknya meminta tolong administrator database untuk melakukan flush-hosts untuk meminimalkan kemungkinan gangguan lebih lanjut. Berikut merupakan langkah untuk melakukan set up dari ODBC Data Source yang dilanjutkan dengan menghubungkan ODBC Database dengan GridWorX64 Server (Langkah 1-3 dapat dilewatkan apabila ODBC Data Source telah terpasang):

¬ě1. Masuk ke Control Panel dari komputer √† pilih System and Security √† pilih Administrative Tools √† pilih Set Up ODBC Data Source √† klik ODBC Data Source Administrator 64bit

¬ě2. Pilih kotak System DSN √† pilih Add pada kotak User Data Source

¬ě3. Isi semua data yang dibutuhkan (Data Source Name, TCP/IP Server, Port, User dan Password) lalu klik Test untuk memeriksa apakah Data Source sudah terhubung

¬ě4. Jika telah terhubung, kembali ke GridWorX64 Server, dan klik Add Connection String pada kotak Connection Strings

¬ě5. Akan muncul kotak ODBC Connection String √† pilih nama Server Data Source yang tersedia √† Isi User Name dan Password √† klik OK

¬ě6. Koneksi yang baru ditambahkan akan muncul pada kotak Connection String √† klik OK

Kemudian, setelah database server terhubung dengan Iconics, kita perlu memilih data yang akan ditampilkan oleh Genesis64. Berikut adalah prosedur pemilihan data yang akan diolah dari database:

¬ě1. Klik kanan pada koneksi Database yang baru saja di-install √† klik New Data Source

¬ě2. Akan muncul kotak GridWorX Data Source √† klik Edit Command Text √† pilih Simple SQL Designer

¬ě3. Klik tombol [‚Ķ] di sebelah kanan kotak Table Name untuk membuka kotak Select Table √† pilih data dari kolom apa saja yang akan ditampilkan oleh Database √† klik OK

¬ě4. Klik Apply

Namun, masalah yang sedang dihadapi adalah data yang ditampilkan dari database baru berjumlah sekitar 1000 data, atau setara dengan energy monitoring selama sekitar 3 jam. Perlu diambil data yang lebih banyak untuk membuat trending yang lebih menggambarkan kondisi yang ada. Selain itu, perlu ada penyortiran data karena data yang tersimpan di dalam database tersebut terlalu banyak, sehingga mungkin data yang akan ditampilkan dalam grafik merupakan data per menit yang merupakan rata-rata dari data energy monitoring yang terdeteksi selama menit tersebut, atau hanya mengambil satu data yang terdeteksi dari satu menit pengukuran. Selain itu, data dari GridWorX64 Server tersebut juga belum dihubungkan dengan TrendWorX64 untuk dibuat trendingnya. Jika ada yang tahu bagaimana cara melakukannya mungkin berkenan untuk berbagi pengetahuannya disini, karena saya agak kesulitan dengan manualnya. Yah, memang sudah kebiasaan untuk langsung mencoba segala sesuatu baik sudah ada dasar pengetahuannya atau belum, dan tidak terlalu bersemangat untuk membuka manual yang tebal, berbahasa inggris dan hurufnya kecil, bahkan kepala sudah pusing meskipun hanya melihat sekilas -_-

III. Presentasi Ketiga-Final
Sebagai presentasi final, maka berikut adalah skenario tampilan grafis yang Saya dan Nathan tampilkan dalam tugas besar ini, yaitu pengawasan energi yang kukerjakan dan manajemen bangunan yang Nathan kerjakan:

1. Pertama-tama, tampilkan gambar keseluruhan Gedung Labtek VI

Untitled

Gambar 3.1. Tampilan Labtek VI di GraphWorX64

2. Kemudian, ditampilkan beberapa pilihan, yaitu pilihan lantai yang akan dilihat, Lantai 1, Lantai 2, Lantai 3 dan Lantai 4 dan akan langsung terhubung ke denah lantai terkait saat salah satu pilihan ditekan, pilihan Elevator yang mengarahkan pengguna ke skema sistem elevator dan pilihan Energi Total yang akan mengarahkan pengguna ke trend dari penggunaan energi pada sistem.

Untitled

Gambar 3.2. Tampilan Pilihan Untuk Pengguna

3. Berikut merupakan tampilan yang akan terlihat apabila pilihan Lantai 2 ditekan, denah keseluruhan dari lantai 2 Labtek VI juga ditampilkan di bagian bawah grafik 3-Dimensi denah lantai tersebut. Di denah lantai 2 juga ada kamera CCTV yang akan terhubung langsung dengan gambar yang ditampilkan oleh CCTV di lantai 2 Labtek VI secara real-time.

Untitled

Gambar 3.3. Tampilan Denah Lantai 2 dari Sistem

4. Dan gambar berikut merupakan tampilan yang akan terlihat apabila pilihan Elevator ditekan.

Untitled

Gambar 3.4. Tampilan Skema Elevator pada Labtek VI dari Sistem

Namun masih ada beberapa hal yang belum selesai pada presentasi final ini, seperti metode untuk menghubungkan tampilan CCTV dengan sistem secara keseluruhan, tampilan dari data kebutuhan energi yang diamati, dan sistem HVAC yang belum ditemukan sensornya. Selain itu dari segi pengerjaan, terjadi masalah dalam instalasi Genesis64 dengan menggunakan Windows 7 Professional, yang ternyata kurang kompatibel dengan sistem Windows 7. Masalah lain yang terjadi adalah dalam meng-import file dari Google SketchUp untuk dimasukkan ke dalam Genesis64. Karena file yang bias masuk hanyalah file dalam format .3ds, file berformat collada (.dae) dan .xaml, padahal seharusnya keduanya dapat di-import kedalam GraphWorX64 berdasarkan pilihan yang ada.

Tanya-Jawab

1. Bagaimana untuk mensinkronkan data yang didapat dari baterai dengan scada dan battery monitoring system? Sistem scada ini kelihatannya bisa diaplikasikan dalam SPBL (Stasiun Pengisian Bahanbakar Listrik, bukan Bahanbakar Umum), namun masih ada pekerjaan rumah untuk mensinkronkan BMS yang digunakan dengan genesis64 yang ada.
Р  Seharusnya, selama data dari baterai yang terukur sudah dapat dimasukkan kedalam Genesis64 (seperti melalui GridWorX64 Server), data tersebut harusnya dapat digunakan oleh semua fitur yang ada pada Genesis64 seperti GraphWorX64 dan TrendWorX64 melalui jaringan framework FrameWorX.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s