Hidup dengan Kesalahan

Sepakat. Mengejar kesempurnaan dengan hidup tanpa kesalahan terlalu muluk memang, manusia memang bukan makhluk yang bisa terus-terusan taat. Tiap manusia pasti punya kesalahan dalam menghadapi ujian dariNya, yah, kelihatannya kita memang tidak ditakdirkan untuk mendeklarasikan kita telah beriman tanpa bukti nyata. Tapi Dia juga Maha Pengampun, kalau tidak ada yang berbuat kesalahan, mungkinkah Dia memperkenalkan nama itu?

Tapi menjadikan fakta tersebut sebagai pembenaran untuk terus-terusan berbuat salah juga bukan hal yang tepat untuk dilakukan, bukankah manusia diberikan akal untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk? Ambillah kesalahan di masa lalu sebagai pelajaran, dan lanjutkanlah perjuangan di masa depan🙂

Garis Sejarah

Beberapa orang memang diciptakan untuk belajar dan kemudian menulis, beberapa untuk bermain dan berbahagia. Beberapa lainnya hidup untuk menggambar, menari atau menyanyi. Beberapa orang menghabiskan waktunya untuk duduk diam dan membaca, beberapa yang lain untuk menghitung. Tak sedikit juga orang yang diciptakan untuk membuat yang lain lebih bersyukur.

Aku? Tak tahu apa rahasia Tuhan yang dititipkan kepadaku. Mungkin aku dibuat untuk berbicara, tertawa dan menghabiskan waktu untuk berbincang dengan orang lain. Tapi, mungkin juga aku dibuat untuk mengecewakan orang lain, membuatnya kesal dan pada akhirnya pergi dariku. Itu wajar, tak ada manusia yang tanpa cacat. Yang pasti, aku tidak mau hanya duduk diam dan memandang dunia di sekelilingku berjalan cepat.

Aku hidup untuk menikmati kesalahan-kesalahan yang kubuat dan belajar daripadanya, untuk berjalan lebih lambat dari orang lain dan menikmatinya, untuk bersyukur dengan menebar senyum dan tawa kepada orang-orang di sekitarku. Aku hidup untuk menikmati alunan musik lembut, menikmati pemandangan yang…

Lihat pos aslinya 103 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s