Akhir

Kata orang, semakin sedikit sisa waktu yang kita miliki, semakin banyak kenangan yang terlintas dalam pikiran. Sehingga orang yang mau lulus dari sebuah institusi dalam hal ini bernasib sama dengan orang yang sekarat, kenangan baik dan buruk semuanya terlintas dalam pikiran, seolah ini waktu yang tepat untuk pergi, melepaskan segalanya dan memulai kehidupan yang baru. Merasa tua, padahal saat ini usia pun belum kepala dua. Dan teringat perkataan Dr. Seuss,

“Don’t cry because it’s over, smile because it happened”

Entah lah, di tengah diskusi tentang peraturan menteri nomor 14 tahun 2012 yang baru disahkan serta implikasinya pada lapangan pekerjaan manajer energi bagi alumni fisika teknik ini, dan segala kerempongan tugas akhir yang perlu diselesaikan secepatnya untuk mencapai target juli, terlintas dalam pikiran, kira-kira saat hampir wafat nanti akankah aku menangisi kehidupanku yang telah berakhir, atau tersenyum karena sempat berbuat kebaikan, dimanapun itu, di bangku sekolah dulu, semasa mahasiswa, saat sudah berkeluarga atau bekerja. Akankah semua berujung dengan kesedihan, atau berakhir dengan senyuman?

Ah, berhubung belum terjadi, setidaknya masih ada waktu untuk berbuat sesuatu agar mendapatkan akhir yang baik kan?

Kalau ada waktu luang dari riset dan kegiatan sosial seperti mengajar, kelihatannya manajer energi menarik juga, bisa mengatur waktu dan menjadikannya part-time gak ya? Yah, fokus pada apa yang ada di depan dulu lah. Semoga bulan ini lancar semua pekerjaan, sebelum berlanjut membahas kehidupan di masa depan🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s