Hadiah

Kadang hal-hal terkecil dalam kehidupan merupakan hal yang paling banyak menempati ruang dalam hati.

Hari ini berlangsung seperti biasa, dengan dua kegiatan utama, latihan soal anak sd di ciroyom (dimana aku baru mengetahui atau ingat lagi dari fungsi lembaga pada trias politica) dan belajar bahasa inggris di panti tuna netra wyataguna, dengan rapat membahas agenda penyuluhan kapasitas dalam menghadapi bencana di sd di daerah patahan lembang pekan depan terselip diantaranya. Bagus lah tidak ada yang membahas hari ini, aku juga tidak punya niat dan membahasnya🙂

Kadang aku heran dengan orang-orang yang meminta hadiah khusus di tiap momen khusus seperti ini. Yah, mungkin bertahan hidup setahun lebih panjang itu juga sulit untuk dikatakan sebagai momen yang khusus sih. Tergantung manusianya. Tapi, kalau dipikirkan lagi, suara anak kecil bernada tinggi yang berteriak lantang saat dia mengetahui solusi sebuah masalah, rehearsal gerakan permainan yang akan dilakukan saat penyuluhan pekan depan, vocab yang tertukar antara “generous” dan “dangerous” atau kerepotan saat harus menata ulang ruang yang baru saja digunakan untuk beraktivitas persis seperti kondisi sebelum beraktivitas supaya orang-orang dengan disabilitas penglihatan tidak kebingungan saat menggunakan ruang tersebut.

Pasti ada hadiah yang lebih baik daripada ini, sebagaimana sikap manusia yang tak pernah puas. Tapi, mari lupakan sejenak makan malam di restoran mewah, kue berukuran besar yang sedap dipandang dan nikmat di lidah, ataupun perlengkapan baru yang terbungkus rapi dalam kertas bermotif indah. Coba hitung tiap senyuman, tiap sahabat baik, tiap bagian tubuh yang berfungsi dengan sempurna, tiap udara bersih yang masuk ke paru-paru dan lain sebagainya. Tidakkah hadiah yang kita terima sudah terlampau banyak?

Memang, kadang manusia baru menyadari apa yang dia miliki saat hal itu telah hilang atau pergi. Karena itu, mungkin sekarang waktu yang tepat untuk berpikir, nikmat Tuhan yang mana lagi yang kamu dustakan, atau kamu lupakan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s