Time to Work

Tidur siang, mandi biar seger, lanjut urus TA.

Tadi siang sih itu yang ada di pikiran. Dan semua tidak berjalan sesuai rencana.

Padahal harusnya tidur siang untuk memulihkan energi dari jalan-jalan pagi tadi, kemudian mandi biar segar lagi sebelum memulai pengerjaan laporan TA yang masih belum ada perkembangan sama sekali. Tapi nyatanya entah kenapa sulit tidur, hanya berbaring dan berguling. Setelah mandi, ashar dan beli makanan untuk berbuka pun, malah menjadi seperti kunang-kunang, tertarik mengunjungi kamar zhilal yang lampunya menyala untuk membahas dunia perpolitikan, dari konsep revolusi mental yang belum jelas indikatornya, track record salah calon lainnya yang tidak memberikan gambaran kepemimpinan sipil yang jelas, serta kredibilitas masing-masing pendampingnya. Cuma racauan asal dari dua manusia yang penasaran, toh kita bukan ahli dalam bidang perpolitikan ataupun seorang negarawan, tapi kita tetap punya hak untuk berpendapat berdasarkan pengamatan dan kondisi lapangan bukan?

Dan sekarang terpikir, kapan ingin menyelesaikan TA jika begini terus ._.

Segala hal yang memiliki awal pasti akan berakhir juga suatu saat nanti. Kadang akhir itu terjadi secara alami, kadang kita sendiri yang harus mengakhiri.

Dan kelihatannya, TA merupakan yang kedua.

Brace yourself, it’s time to work now, Laks.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s