Sesuatu Yang Tidak Kamu Ketahui

“Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya”

Q.S. Al-Isra (17) : 36

Aku menganggap ayat ini mengingatkan untuk selalu memeriksa informasi yang kita terima, yah, lebih baik memeriksanya sekarang atau mempertanggungjawabkannya kelak di akhirat? 🙂

Memohon Pertolongan

Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Dan (shalat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk. (45) (Yaitu) mereka yang yakin, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. (46)

-Q.S. Al-Baqarah (2): 45-46

Bersujudlah

Teringat perkataan seorang senior, dan seorang sahabat, dahulu saat aku menceritakan masalahku padanya dan alasanku segan meminta pertolongan pada orang lain sehingga memilih bercerita ke dia.

Dalam Surat Al-Fatihah di ayat ke-5, ada pernyataan “Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.” Kakak bukan ahli tafsir yang bisa berbicara banyak tentang hal ini. Tapi mungkin ini pengingat, bahwa tak peduli sehebat apapun seorang manusia, dia pasti akan membutuhkan pertolongan. Tapi, kakak menganggap kakak bukan orang yang pantas untuk memberikan saran dalam hal ini. Kakak tidak tahu kondisi lengkap dari masalahmu dan kakak juga tidak punya pengalaman di bidang ini, coba lah memohon pada-Nya. Siapa lagi yang lebih pantas memberikan pertolongan selain Dia? Dia Maha Kuasa, Maha Menghitung, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kamu tahu bahwa dalam penciptaan alam semesta Dia tidak bermain dadu kan, tidak asal-asalan? Semuanya penuh perhitungan, dan kakak yakin Dia juga lebih tahu bagaimana masalahmu dapat diselesaikan.

Saat aku menceritakan kepenatanku dalam menghadapi masalah dan mempertanyakan kapan masalahku akan terselesaikan, mengingat cara kerja Dia lumayan “misterius”, dia pun menjawab.

Bersujudlah, kamu hanya lelah karena terlalu banyak masalah yang dipikirkan. Memang sekedar bersujud tidak akan menyelesaikan apapun, tapi setidaknya kamu dapat melepas penat sejenak dan mengumpulkan kekuatan sebelum mulai menyelesaikan masalah. Memang nasib suatu kaum tidak akan berubah selama kaum itu tidak mau merubahnya, karena itu kau bisa melanjutkan pertempuranmu setelah itu. Bertanya lah pada orang lain, cari lah orang-orang yang punya pengalaman dan tanyakanlah apa yang waktu itu mereka lakukan, pelajari lah lagi detail masalahmu mengingat mungkin ada beberapa hal yang terlewatkan, dan berusahalah sebisa dirimu dalam menjalani masalah ini. Berdoa dan berusaha semaksimal mungkin, bukankah itu yang dinamakan ikhtiar?

Dan sekarang sedang bingung, kenapa ya kemarin-kemarin lupa dengan konsep ikhtiar ini saat kondisi sedang banyak masalah? Hahaha, sudah lah. Ada masalah? Bersujudlah 🙂

10 Surat dalam Al-Qur’an.

Beberapa hari yang lalu, pada saat pembinaan ImTaq (Iman & Taqwa), guruku menjelaskan bahwa ada 10 surat yang spesial untuk dibaca, yaitu :
1. Q.S. Al-Fatihah (1), dapat mencegah murka Allah swt
2. Q.S. Yasin (36), dapat mencegah rasa haus di hari kiamat
3. Q.S. Ad-Dukhan (44), dapat mencegah huru-hara di hari kiamat
4. Q.S. Al-Waqi’ah (56), dapatmencegah kefakiran/kemiskinan
5. Q.S. Al-Mulk (67), dapat mencegah siksa kubur
6. Q.S. Al-Kautsar (108), dapat mencegah permusuhan’
7. Q.S. Al-Kafirun (109), dapat mencegah kekufuran/kekafiran saat ruh kita dicabut oleh Malaikat Izrail as
8. Surat Al-Ikhlas (112), dapat mencegahsifat nifak/munafik
9. Surat Al-Falaq (113), dapat mencegah rasa dengki
10. Surat An-Nas (114), dapat mencegah perasaan waswas/khawatir.

Baca kesepuluh surat ini yuk…
Ayo, Al-Qur’annya dibuka.